dari balik selaput biru, ia melihat dunia lewat beragam jendela yang memberinya makna dan kedalaman: sastra, puisi, seni rupa, musik, sejarah, makanan, film, olahraga. Juga perempuan, keluarga, pertemanan dan cinta yang mengendap bersama usia.
Merupakan buku riwayat berbentuk skenario yang ingin difilmkan oleh penulisnya. Sesuai dengan judul, isi buku menceritakan tentang perjalanan hidup Chairil Anwar di tahun 1940-1950. Puisi-puisi karya Chairil Anwar pun ada di dalamnya. Buku ini disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan gambaran bagaimana perjalanan dan proses puisi itu tercipta.