Text
Sunset Bersama Rosie
Adalah Rosie dan Tegar. Bersahabat sejak kecil, bertetangga, dan suka mendaki Gunung Rinjani setiap libur semester. Tegar mencintai Rosie. Tapi, Rosie? Ah, Tegar tidak pernah tahu. Yang Tegar tahu, Rosie mencintai Nathan, teman Tegar yang baru dikenalkannya pada Rosie dua bulan lalu. Semua seperti lelucon. 20 tahun penantian Tegar, ternyata hanya 2 bulan penantian Nathan kepada Rosie. Tegar kalah cepat. Nathan lebih dulu menyatakan perasaannya kepada Rosie. Tepat di puncak Gunung Rinjani, saat sunset selama 47 detik yang indah itu terjadi. Dan Rosie, untuk kali pertama, memalingkan wajahnya dari sang senja. Menatap Nathan dengan sempurna sambil tersenyum malu-malu menerima cinta Nathan. Sejak saat itu, Tegar sadar, dirinya sudah tidak punya kesempatan lagi.nSejak kejadian itu, Tegar sempurna menghilang dari kehidupan Nathan dan Rosie. Menyibukkan diri dengan bekerja 10 jam sehari. Mencoba keras melupakan perih pedih sakit hati tentang perasaannya untuk Rosie. Nathan dan Rosie menikah. Punya 4 orang anak perempuan. Keluarga kecil itu sungguh bahagia. Selama 13 tahun, pernikahan itu selalu mulus. Saat Rosie dan Nathan merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-13 di Jimbaran. Mereka melakukan tele-conference di saat sunset.nSayang.. nasib tak berpihak pada kebahagiaan mereka. Bom itu merenggut kebahagiaan di Jimbaran. Mengubah hidup manusia dalam sekali ledakan. Menghilangkan harapan.nTegar kalap. Tegar saat itu juga langsung ke Jimbaran. Padahal besok adalah hari pertunangannya dengan Sekar.nNathan meninggal. Rosie depresi hingga gila. Rosie bahkan tidak memperhatikan anak-anaknya sama sekali. Tegar yang turun tangan untuk mengurus empat kuntum bunga Rosie itu. Apakah setelah Rosie sembuh Tegar masih sanggup memenuhi janjinya kepada Sekar?nBenarkan setelah lima belas tahun cinta Tegar kepada Rosie bisa tergantikan?
Tidak tersedia versi lain