Text
Narik Sukmo : Menari atau Mati!
"Aku janji karo kowe pepujanku, semua yang kamu ucapkan akan tercapai. Tunggu malam gerhana bulan merah dan gerhana bulan biru. Sukmoku digadekke marang kowe. Mung kowe sing isoh narik sukmoku bali, bali kanggo aku." 20 TAHUN KEMUDIAN... Kehadiran Kenara Cahyaningrum-mahasiswi yang hobi menari-memicu kemunculan dendam kesumat yang siap menuntut balas. Banyu Janggala Baghawanta akan membunuh satu Desa Kelawangin (sengaja disamarkan), di daerah Gunung Lawu, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kedatangan Kenar sendiri karena diajak sahabatnya, Ayu. Pada hari pertama kedatangannya di Desa Kelawangin, hujan turum lebat sepanjang malam disertai petir. Belum lagi, ia merasakan keanehan karena beberapa warga Desa Kelawangin menatap tajam ketika melihatnya. Kenar pun memimpikan sosok bayangan hitam yang seolah hendak menelannya. Lalu, tubuhnya secara tiba-tiba, bergerak menari sendiri. Semua keanchan mulai terkuak ketika Kenar masuk ke kamar terlarang di rumah Ayu. Sementara itu, warga desa satu per satu mati tak wajar. Dan Kenar, mulai menari TARIAN NARIK SUKMO, tarian kematian dari pasangan Banyu Janggala Bagwahanta dan Ratimayu yang telah meninggal 20 tahun lalu.
Tidak tersedia versi lain