Khazanah Analitika

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Memang Jodoh
Penanda Bagikan

Text

Memang Jodoh

Marah Rusli - Nama Orang; [ed.] Melvi Yendra - Nama Orang;

Seperti dalam novel Siti Nurbaya, dalam karya terakhirnya ini penulis kembali menggugat adat Padang dalam hal perjodohan terutama di kalangan kaum bangsawan. Namun kali ini bukan berdasarkan imajinasinya semata tetapi berdasarkan apa yang ia alami sendiri selama 50 tahun pernikahannya dengan istrinya, seorang gadis berdarah bangsawan Sunda.nSeperti dalam kehidupan aslinya dimana penulis adalah seorang keturunan bangsawan Padang maka dalam dalam novel inipun dikisahkan seorang pemuda keturunan bangsawan bernama Marah Hamli. Dikisahkan Hamli yang baru saja lulus dari Sekolah Rakjat di Bukittinggi. Awalnya ayahnya menginginkan Hamli melanjutkan studi-nya ke negeri Belanda namun kepergian Hamli ini tidak diizinkan oleh ibunya karena khawatir anak semata wayangnya terpikat oleh gadis barat karena sebenarnya Hamli sudah akan dijodohkan dengan gadis Padang yang sepadan dengan dirinya.nGagal berangkat ke Belanda, Hamli merantau ke Bogor ditemani neneknya. Di sana ia melanjutkan studinya ke sekolah pertanian di Bogor. Sebelum berangkat Hamli menyadari bahwa dirinya menderita sakit 'pilu' yang menyebabkan dia selalu merasa galau dan rindu akan sesuatu yang tidak dimengertinya.nTadinya Hamli berharap dengan merantau di Bogor maka penyakit pilunya akan sembuh. Namun ternyata Hamli tidak juga kunjung sembuh hingga akhirnya ia bertemu dengan Din Wati, gadis Priangan berdarah biru yang menawan hatinya dan menyembuhkan penyakit pilu-nya. Hamli sadar bahwa cintanya terhadap Din Wati akan mendapat tantangan dari keluarganya karena hal itu melanggar adat Padang yang tidak mengizinkan pernikahan beda suku.nNamun hal ini tidak menghalangi Hamli untuk menikah dengan gadis pujaannya. Dengan didukung oleh neneknya dan restu dari ayahnya, apalagi setelah diyakinkan dengan dua buah ramalan bahwa perjodohan mereka sudah ditakdirkan oleh Tuhan, Hamli nekad memutuskan untuk melanggar adat. Ia rela 'dibuang' oleh kaum keluarganya demi cintanya pada Din Wati.nWalau kelak Hamli menikah dengan Din Wati, keluarga-nya di Padang tidak menyerah. Demi kehormatan keluarga dan untuk mempertahankan adat Padang segala cara diupayakan keluarganya untuk meruntuhkan pernikahan Hamli dengan Din Wati mulai dari penggunaan ilmu hitam hingga memaksa Hamli untuk berpoligami, mengambil istri kedua yang berasal dari suku Padang dimana hal itu adalah sebuah kewajaran dan kehormatan bagi bangsawan Padang.nBegitu gencanya usaha yang dilakukan kaum keluarga Hamli di Padang untuk tetap menikahkannya dengan gadis Padang ditambah berbagai kesulitan dalam rumah tangga Hamli yang datang silih berganti membuat Hamli bertanya-tanya pada dirinya sendiri, apakah ini akibat dari perbuatannya yang melanggar adat leluhurnya?nSanggupkah Hamli tetap teguh pada pendiriannya untuk tidak berpoligami dan mempertahankan pernikahannya dengan istri yang yang dicintainya?nKisah semiautobiografi penulisini adalah salah satu karya klasik yang hampir hilang dari ranah sastra Indonesia. Siapa mengira bahwa sang sastrawan besar, Marah Rusli, menyimpan kisah cinta yang sedemikian menyentuh. Melalui buku ini, penulis sekali lagi mempersembahkan sebuah warisan berharga bagi dunia sastra Indonesia.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
F0050
Tersedia
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
F0051
Tersedia
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
F0052
Tersedia
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
F0053
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 MAR m
Penerbit
Bandung : Qanita., 2013
Deskripsi Fisik
544 halaman : 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786029225846
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cetakan 3
Subjek
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Khazanah Analitika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

"Lebih baik terjebak di perpustakaan bersama kamu daripada merasa sendirian di kantin." - Arumi E. (Listen to My Heartbeat)


"Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter yang paling pintar, paling intelek, dan paling luhur; di sana kebanggaan serta keluhuran manusia bersemayam."  - Jostein Gaarder (Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken)


"My grandma always said that God made libraries so that people didn't have any excuse to be stupid." - Joan Bauer (Rules of the Road)

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?